Fundamentals of Corporate Finance Training

Menyajikan secara komprehensip modern corporate finance and financial management beserta kaitannya dengan role of financial manager and goal of financial management.

Tujuan Pelatihan

  • Memenuhi kebutuhan peserta yang ingin mendapatkan pengetahuan tentang corporate finance secara mendasar, komprehensip, integralistik, dan logis.
  • Membekali peserta dengan konsep dan aplikasi corporate finance dalam konteks tugas dan tanggung-jawab finance manager
  • Meningkatkan apresiasi dan tanggung-jawab peserta terhadap peningkatan kinerja dan keberhasilan perusahaan secara umum

Siapa yang Menjadi Peserta?

  • Lokakarya ini diselenggarakan untuk staf dan officer finance yang ingin mendapatkan basic pengetahuan yang lengkap mengenai corporate finance dan finance managers yang ingin menyegarkan pengetahuannya.

Metode Pelatihan

  • Pelatihan menggunakan metode ceramah dalam memahami konsep, dan latihan/studi kasus dalam mendalami teknik aplikasinya.
  • Diakhir session para peserta akan membuat action plan, untuk menentukan rencana yang akan diterapkan setelah kembali ke dunia kerja

Pokok-Pokok Bahasan

  1. Overview of Corporate Finance
    • Introduction to Corporate Finance
    • Financial Statement, Taxes, and Cash Flow
  2. Financial Statements and Long-Term Financial Planning
    • Working with Financial Statement
    • Long-Term Financial Palnning and Growth
  3. Valuation of Future Cash Flows
    • First Principles of Valuation: the Time Value of Money
    • Valuing Stocks and Bonds
  4. Capital Budgeting
    • Net Present Value and Other Investment Criteria
    • Making Capital Investment Decision
    • Project Analysis and Evaluation
  5. Risk and Return
    • Some Lessons from Capital Market History
    • Return, Risk, and the Security Market Line
  6. Long-Term Financing
    • Long-Term Financing: An Introduction
    • Issuing Securities to the Public
  7. Cost of Capital and Long-Term Financial Policy
    • Cost of Capital
    • Financial Leverage and Capital Structure Policy
    • Dividends and Dividend Policy
  8. Short-Term Financial Planning and Management
    • Short-Term Finance and Planning
    • Cash and Liquidity Management
    • Credit and Inventory Management
  9. Topics in Corporate Finance
    • Options and Corporate Securities
    • Mergers and Acquisitions
    • International Corporate Finance
    • Leasing
    • Risk Management: An Introduction to Financial Engineerings

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan hubungi Price and Asset Consulting.

Training Akuntansi Keuangan

Akuntansi Keuangan adalah merupakan salah satu bagian dari akuntansi yang berhubungan dengan penyajian laporan keuangan perusahaan kepada pihak eksternal berupa laporan neraca, rugi laba, Perubahan Modal dan Arus Kas kepada pemegang saham, kreditor atau investor khususnya tentang profitabilitas dan kredibilitas perusahaan, kepada supplier, dan pemerintah.

Fungsi Utama Laporan Keuangan bagi Pihak Ekternal

  1. Pemegang Saham, Informasi yang memungkinkan mereka menilai kemampuan perusahaan untuk membayar deviden.
  2. Investor, Penanaman modal sangat rentan terhadap risiko, mereka sangat membutuhkan informasi data keuangan apakah dana yang mereka investasikan adalah layak (Feasible) atau tidak.
  3. Kreditur, Informasi untuk menilai kemampuan perusahaan dalam membayar imbalan jasa dan pengembalian hutang pokok saat jatuh tempo.
  4. Supplier, Informasi untuk menilai apakah tagihan penjualan mereka akan dibayar perusahaan pada saat jatuh tempo.
  5. Pemerintah, Informasi mengenai penetapan kebijakan pajak dan data statistik pendapatan nasional.

Pada kategori Pelatihan akuntansi keuangan, fokus pelatihan SDM ini diutamakan kepada setiap karyawan yang memiliki peran dan tugas dibidang akuntansi keuangan. Selain itu, training akuntansi keuangan ini juga ditujukan kepada pimpinan dan karyawan yang membutuhkan pengetahuan seputar akuntansi keuangan. Karena, pengetahuan seputar akuntansi keuangan dapat menjadi tambahan pengetahuan untuk setiap elemen di perusahaan.

Training akuntansi keuangan sangat dibutuhkan. Karena banyak proses bisnis dari sebuah perusahaan membutuhkan perhitungan yang akurat dan tepat, selain itu perusahaan juga membutuhkan analisa keuangan yang akurat agar kesehatan finansial perusahaan dapat terjaga dengan baik. Banyak aktifitas akuntansi keuangan yang harus dipahami dan diterapkan oleh sebuah perusahaan, sehingga perusahaan dapat terus berkembang dan menjadi lebih baik.

Pada kategori training akuntansi keuangan ini, terdapat berbagai materi training akuntansi keuangan dari tingkat dasar hingga tingkat lanjut yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Harapannya, dengan mengikuti training akuntansi keuangan ini dapat menjadi solusi untuk mendapatkan sebuah perusahaan yang sehat secara finansial.

Kategori Pelatihan Akuntansi Keuangan

Dibawah ini adalah beberapa menu pelatihan akuntansi keuangan yang dapat anda pilih sesuai dengan kebutuhan anda.

  • Account Receivables Management
  • Accounting And Finance For Manager
  • Activity Based Costing
  • Activity Based Costing for Product Pricing Decision
  • Advanced Accounting
  • Analisa Restrukturisasi Keuangan Perusahaan
  • Analisis Laporan Keuangan
  • Asset Management
  • Basic Accounting
  • Basic Audit for the New Auditors
  • Budgeting : Planning, Controlling & Analyzing
  • Capital Budgeting
  • Cash Flow & Risk Analysis
  • Closing and Handover Project
  • Corporate Cash Management
  • Corporate Finance Management
  • Cost Control Management
  • Cost Reduction Strategy
  • Effective Business Development Strategy
  • Finance & Accounting For Non Finance
  • Financial Auditing for Internal Auditor
  • Financial Control Management
  • Financial Management & Decision Making
  • Financial Shenanigans
  • Forensic Accounting and Investigation Audit
  • Fraud Auditing Prevention & Detection
  • Fraud In Procurement
  • Fraud in Purchasing
  • Fraud Prevention & Detection for Non-Auditor
  • Grey-Area Accounting
  • Information Technology Financial Management
  • Intermediate Accounting
  • International Financial Reporting Standard (IFRS)
  • Investment Analysis And Portfolio Theory
  • Investment Feasibility Study (Studi kelayakan investasi)
  • Laporan Keuangan Konsolidasi
  • Life Cycle Costing (LCC)
  • Managing Account Payable
  • Penyusunan HPS atas pengadaan barang dan jasa
  • Perencanaan & Audit Perpajakan
  • Perhitungan Aktuaria Sesuai PSAK 24
  • Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Terkini
  • Project Accounting
  • Project Financing
  • Purchasing Fraud Preventing, Detecting and Investigating
  • Risk Based Audit
  • Risk Based Management
  • Strategic Business And Financial Analysis
  • Tax Planning and Tax Management
  • The New Paradigm of Internal Auditing
  • Treasury Management

Apabila Anda membutuhkan training akuntansi keuangan tersebut, silahkan hubungi Price and Asset Consulting

Pengertian Pajak Penghasilan dan Utang Pajak

Pengertian Pajak Penghasilan dan Utang Pajak

Pengertian Pajak penghasilan adalah pajak yang dikenakan terhadap laba yang diperoleh perusahaan.

Perhitungan pajak penghasilan ini dapat didasarkan pada laba akuntansi atau laba menurut pajak.

Pajak Penghasilan yang dikenakan atas penghasilan yang diperoleh perusahaan dilaporkan mengurangi penghasilan dalam laporan rugi laba.

Karena penghasilan dalam suatu periode itu sendiri terdiri dari dua unsur yaitu:

1) penghasilan usaha yang rutin, dan

2) penghasilan luar biasa.

Maka beban pajaknya juga akan dibagikan kepada elemen-elemen yang rutin dan luar biasa.

Dalam laporan rugi laba dipakai susunan all inclusive sehingga elemen-elemen tidak biasa juga dilaporakan di laporan itu.

Oleh karena itu beban Pajak Penghasilan semuanya akan dilaporkan dalam laporan keuangan perusahaan, yaitu di laporan laba rugi.

Apabila kedua jenis penghasilan tersebut (rutin dan luar biasa) keduanya positif maka beban pajaknya akan dialokasikan dengan perbandingan jumlah penghasilan.

Tapi bila salah satu penghasilan tersebut jumlahnya negatif (rugi) maka penghasilan yang positif akan dibebani dengan pajak yang lebih besar dari yang sesungguhnya dikenakan.

Kelebihan ini akan diimbangi dengan pajak kredit dari penghasilan yang negatif.

Laporan rugi laba dapat juga disusun dengan susunan current operating performance , di mana elemen-elemen tidak biasa tidak masuk didalamnya tetapi dilaporkan dalam laporan laba tidak dibagi.

Oleh karena itu beban PPH-nya dialokasikan pada kedua laporan tersebut.

Baca juga artikel menarik lainnya : Inilah Teori, Azas dan Sistem Pemungutan Pajak

 

Perbedaan Alokasi Pajak Penghasilan dan Utang Pajak

Pajak untuk hasil usaha (penghasilan) yang rutin dilaporkan mengurangi penghasilan dalam laporan rugi laba.

Sedangkan pajak untuk elemen tidak biasa akan diperhitungkan dalam laporan laba tidak dibagi.

Bila salah satu penghasilan rutin atau tidak biasa saldo-nya negatif, maka perlakuan pajaknya sama dengan cara yang digunakan untuk bentuk all inclusive.

Pajak penghasilan yang dibebankan ke Laporan Rugi Laba harus dipisahkan perhitungannya dengan utang pajak yang akan dilaporkan dalam neraca,.

PPH yang menjadi beban dalam laporan rugi laba itu merupakan hasil perkalian tarif dengan jumlah keuntungan.

Sedangkan utang pajak di dalamnya juga termasuk beban pajak untuk tahun-tahun sebelumnya di mana beban-beban tahun-tahun lalu harus dibebankan pada laporan laba tidak dibagi.

Jika laporan rugi laba disusun dengan caraall inclusive maka koreksi pajak tahun-tahun lalu dilaporkan dalam laporan rugi laba dan dimasukkan dalam kelompok elemen tidak biasa.

Cara-cara yang telah disebut seperti di atas didasarkan pada konsep bahwa pajak harus dilaporkan bersama dengan transaksi-transaksi yang menyebabkan timbulnya pajak tadi.

Sehingga pajak atas penghasilan rutin dibebankan pada penghasilan rutin dan pajak atas elemen-elemen tidak biasa.

 

di tulis oleh,

sigit Setiawan,SE

WhatsApp chat